Sentuhan Humanis Sat Lantas Polres TTU: Brigpol Lola Bistolen Pastikan Keselamatan Pengendara

Sentuhan Humanis Sat Lantas Polres TTU: Brigpol Lola Bistolen Pastikan Keselamatan Pengendara

Tribratanewsttu.com Kefamenanu – Ada pemandangan menarik dalam giat pengaturan arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Timor Tengah Utara (TTU) pada Senin (19/01/2026). Di tengah padatnya mobilitas pagi, personel Sat Lantas Polres TTU, Brigpol Lola Bistolen, melakukan aksi simpatik yang menunjukkan sisi humanis Polri kepada masyarakat.

Dalam menjalankan tugasnya, Brigpol Lola tidak hanya fokus pada pengaturan kendaraan, tetapi juga secara proaktif membantu seorang pengendara motor wanita untuk merapikan dan mengancingkan helmnya dengan benar. Aksi sederhana ini menjadi pengingat penting bahwa keselamatan di jalan raya dimulai dari hal-hal kecil seperti memastikan pelindung kepala terpasang dengan sempurna.

Langkah yang dilakukan Brigpol Lola merupakan bagian dari strategi "Soft Power" Sat Lantas Polres TTU. Alih-alih hanya memberikan teguran keras atau sanksi tilang, pendekatan secara persuasif dan membantu langsung dinilai lebih efektif dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara (safety riding).

"Kami ingin masyarakat merasa bahwa polisi adalah mitra dalam keselamatan. Membantu mengancingkan helm pengendara adalah bentuk kepedulian kami agar jika terjadi hal yang tidak diinginkan, fatalitas kecelakaan dapat diminimalisir," ujar salah satu rekan personel di lapangan.

Pengendara motor yang dibantu oleh Brigpol Lola tampak tersenyum dan menyambut baik aksi tersebut. Bagi warga, kehadiran polisi wanita (Polwan) di lapangan memberikan kesan yang lebih ramah dan mengayomi, sehingga masyarakat tidak merasa takut namun justru merasa terlindungi saat melintasi titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Kegiatan rutin ini diharapkan dapat terus menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah TTU, sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan warga Bumi Biinmaffo. Dengan kedisiplinan yang diawali dari kesadaran pribadi, diharapkan ketertiban lalu lintas dapat tercipta secara berkelanjutan.