Polres TTU Polda NTT Data Anak Sekolah Kurang Mampu, Siapkan Bantuan Pendidikan
Melalui pendataan dan bantuan langsung, Polri melalui Polres TTU hadir mendukung anak-anak kurang mampu agar tetap semangat belajar demi masa depan bangsa.
TRIBRATANEWSTTU; Kefamenanu (5/2/2026) - Kapolres Timor Tengah Utara (TTU) AKBP Eliana Papote memerintahkan seluruh Bhabinkamtibmas untuk melakukan pendataan terhadap anak-anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan perhatian khusus dalam kegiatan pendidikan.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung program pemerintah mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Kapolres TTU melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kabupaten TTU.
“Polri juga turut berperan dalam mendukung dunia pendidikan. Anak-anak dari keluarga kurang mampu perlu mendapat perhatian agar tidak tertinggal dalam proses belajar,” ujar AKBP Eliana Papote.

Kapolres mengungkapkan, di beberapa wilayah masih ditemukan kondisi sarana pendidikan yang memerlukan perhatian, mulai dari gedung sekolah yang belum layak hingga keterbatasan fasilitas belajar.
“Masih terdapat sekolah dengan lantai tanah dan dinding bebak. Namun keterbatasan tersebut tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” lanjut Kapolres.
Berdasarkan hasil pendataan awal dari sejumlah sekolah, terdapat siswa yatim piatu dan anak-anak dari keluarga tidak mampu yang membutuhkan perhatian khusus. Polres TTU akan menyalurkan bantuan berupa buku, alat tulis, serta tas sekolah sebagai bentuk dukungan konkret.
“Kami berharap bantuan ini dapat memotivasi anak-anak untuk lebih semangat belajar dan mengikuti pendidikan dengan lebih baik,” harap Kapolres.
Lebih lanjut, Polres TTU akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah TTU, khususnya Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan, guna melakukan pemantauan berkelanjutan serta mendorong peningkatan sarana pendidikan yang layak.(wm)**


