Polres TTU Hadir di Tengah Masyarakat, Kawal Tokoh Agama dan Jaga Keamanan Bersama demi Terciptanya Situasi Yang Kondusif

Polres TTU Hadir di Tengah Masyarakat, Kawal Tokoh Agama dan Jaga Keamanan Bersama demi Terciptanya Situasi Yang Kondusif

Tribratanewsttu.com, Bijaepasu – Satuan Samapta Polres Timor Tengah Utara (TTU) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kegiatan patroli rutin, pengawalan tokoh agama, pengaturan arus lalu lintas, serta pemantauan aktivitas masyarakat di wilayah hukum Polres TTU. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (29/10/2026), mulai pukul 09.00 hingga 15.30 WITA, dengan mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kegiatan patroli dan pengawalan tokoh agama Bijaepasu tersebut dipimpin oleh AKP Ferdy Y. Bessy dengan melibatkan tiga personel, yakni AIPTU Imanuel Selan, AIPDA Deddy Intan Pratama Fallo, S.IP., dan BRIPDA Reynaldo Sikone. Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan satu unit kendaraan roda empat untuk mendukung mobilitas serta efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan.

Sebelum bergerak melaksanakan tugas, personel terlebih dahulu menerima arahan pimpinan atau apel pemberian arahan (APP). Dalam arahannya, seluruh anggota diingatkan agar senantiasa mengutamakan keselamatan, menjaga kekompakan, memeriksa kesiapan kendaraan dan kondisi kesehatan personel, serta selalu berhati-hati dalam berkendara. Personel juga ditekankan untuk mengedepankan sikap humanis, menghindari tindakan arogan, dan bertindak sesuai prosedur dalam setiap pelaksanaan tugas.

Salah satu fokus utama kegiatan tersebut adalah memberikan pengawalan kepada tokoh agama Bijaepasu dalam rangka pelaksanaan kegiatan keagamaan. Pengawalan ini merupakan bagian dari upaya Polri memberikan rasa aman kepada tokoh agama dan masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas keagamaan agar berlangsung tertib dan kondusif.

Kehadiran personel Samapta di tengah masyarakat menjadi wujud nyata pelaksanaan tugas pokok Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Polri juga berupaya memperkuat hubungan kemitraan dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat, mengingat peran tokoh agama sangat penting dalam memelihara kerukunan, menanamkan nilai-nilai kedamaian, serta menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Selain melaksanakan pengawalan, personel Raimas Samapta turut melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan Kilometer 4 Kota Kefamenanu. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, mencegah terjadinya kemacetan, serta mengantisipasi potensi gangguan keselamatan pengguna jalan, khususnya pada titik-titik yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi.

Dalam rangka menjaga ketertiban distribusi bahan bakar minyak (BBM), personel juga melakukan pemantauan di sekitar SPBU Pertamina. Petugas mengecek kendaraan roda dua maupun roda empat yang sedang mengantre dan berkoordinasi dengan pegawai SPBU guna memastikan aktivitas pengisian BBM berjalan tertib.

Pemeriksaan dan pemantauan dilakukan secara humanis dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku. Personel memberikan imbauan kepada para pengendara agar mengantre dengan sabar, tidak melakukan pengisian BBM secara berulang atau menggunakan tangki modifikasi ilegal, serta mematuhi jadwal khusus bagi pelaku usaha yang telah diatur oleh Pemerintah Kabupaten TTU.

Pengendara juga diingatkan agar tidak menyalakan atau mematikan mesin kendaraan secara sembarangan di area pengisian BBM karena dapat menimbulkan risiko keselamatan. Di sisi lain, koordinasi dengan manajemen SPBU dilakukan untuk mendorong transparansi pelayanan, memastikan penyaluran BBM sesuai kuota dan ketentuan, serta mengantisipasi potensi penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat.

Personel turut mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan dugaan kecurangan, gangguan keamanan, atau keributan melalui Call Center 110 Polres TTU sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

Rangkaian kegiatan ini mencerminkan sinergi antara Polri, tokoh agama, masyarakat, dan pengelola SPBU dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban. Pendekatan dialogis yang diterapkan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan, menjaga ketertiban umum, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman.

Melalui kegiatan tersebut, sejumlah tujuan yang hendak dicapai meliputi terjaminnya keamanan dan kelancaran pengawalan tokoh agama, terpeliharanya ketertiban lalu lintas, meningkatnya kepatuhan masyarakat saat mengantre BBM, serta terdeteksinya lebih dini potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres TTU.

Kegiatan ini juga diharapkan mendapat dukungan berkelanjutan dari tokoh agama dan masyarakat. Apresiasi terhadap kehadiran personel Polri di tengah aktivitas warga diharapkan tumbuh melalui pelayanan yang konsisten, komunikasi yang terbuka, serta tindakan yang adil dan profesional. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap Polri dapat terus diperkuat.

Ke depan, Satuan Samapta Polres TTU berkomitmen untuk terus meningkatkan intensitas patroli, pengawalan kegiatan keagamaan, pengaturan lalu lintas, dan pemantauan lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Koordinasi dengan tokoh agama, pemerintah daerah, pengelola SPBU, dan masyarakat juga diharapkan semakin erat agar setiap persoalan dapat dicegah dan ditangani sedini mungkin.

Seluruh rangkaian kegiatan patroli dan pengawalan yang berlangsung hingga pukul 15.30 WITA berjalan dengan tertib dan lancar. Melalui kehadiran personel yang sigap, humanis, dan profesional, Polres TTU berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat senantiasa terpelihara, kegiatan keagamaan dapat berlangsung dengan aman, serta pelayanan publik semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.