Guna Menjamin Mutu Pelayanan, Propam Polres TTU Lakukan 'Kontrol Kualitas' Terhadap Petugas Operasional

Guna Menjamin Mutu Pelayanan, Propam Polres TTU Lakukan 'Kontrol Kualitas' Terhadap Petugas Operasional

Tribratanewsttu.com Kefamenanu, TTU – Sebuah langkah proaktif diambil oleh Seksi Propam Polres TTU untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dan perlindungan yang maksimal dari kepolisian. Pada Selasa (10/02/2026), tim Propam yang dipimpin oleh Kasi Propam Polres TTU, IPTU Emanuel Maure, S.H., terlihat sibuk melakukan pemeriksaan di berbagai lokasi pelayanan publik di wilayah hukum Polres TTU. Pemeriksaan ini tidak hanya menyasar kesiapan fisik petugas, tetapi lebih jauh sebagai bentuk 'kontrol kualitas' (Quality Control) terhadap interaksi petugas dengan masyarakat di lapangan.

Melalui 'kontrol kualitas' ini, tim Propam memastikan bahwa setiap personil Polri yang berinteraksi langsung dengan warga, baik di pos lalu lintas, unit layanan administratif, maupun pos penjagaan di desa, menjalankan tugasnya dengan humanis, sopan, dan efisien. Pemeriksaan tidak hanya mencakup kelengkapan administrasi dan penampilan, tetapi juga pada bagaimana petugas menguasai wilayah, memahami masalah warga di sekitarnya, serta kesiapannya dalam memberikan respon cepat terhadap situasi darurat. Ini adalah bagian dari komitmen Polres TTU untuk menghadirkan POLRI yang semakin presisi—prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

Kasi Propam IPTU Emanuel Maure, S.H., dalam penjelasannya kepada tim berita, menyoroti bahwa pemeriksaan ini didesain dari perspektif kebutuhan masyarakat. "Target utama kami adalah agar masyarakat merasa benar-benar terlayani dan aman. Kami memeriksa apakah petugas di lapangan sudah memberikan layanan secara proporsional. Kami ingin memastikan tidak ada keluhan masyarakat yang timbul akibat perilaku yang kurang pas atau kelalaian tugas dari anggota kami di lapangan. Propam hadir untuk memediasi kebutuhan masyarakat akan polisi yang profesional," ujar IPTU Maure.

Pemeriksaan lapangan ini juga merupakan bentuk penjaminan akuntabilitas. Masyarakat dapat melihat secara langsung bahwa tidak ada 'kekebalan' bagi anggota polisi yang melalaikan tugasnya. "Ketika masyarakat melihat polisi yang disiplin, seragamnya rapi, kelengkapannya lengkap, dan sopan dalam bertutur kata, maka rasa percaya masyarakat akan meningkat. Kepercayaan ini adalah modal dasar bagi sinergi antara polisi dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas. Kami terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan publik yang transparan dan bebas dari segala bentuk praktik koruptif, pungli, maupun penyalahgunaan wewenang," lanjut IPTU Maure. Dengan kontrol yang ketat, diharapkan tercipta budaya kerja yang berorientasi pada kepuasan masyarakat, sehingga kehadiran Polri di tengah-tengah warga benar-benar dapat dirasakan manfaatnya.