Respon Cepat Polres TTU Cegah Situasi Meluas dan Selamatkan Tiga Korban di Fafinesu B

Respon cepat jajaran Polres Timor Tengah Utara (TTU) berhasil mencegah situasi meluas sekaligus menyelamatkan tiga korban dugaan penganiayaan massa di Desa Fafinesu B, Kecamatan Insana Fafinesu, Minggu (24/5/2026) malam. Ketiga korban yang mengalami luka serius langsung dievakuasi ke RSUD Kefamenanu untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Respon Cepat Polres TTU Cegah Situasi Meluas dan Selamatkan Tiga Korban di Fafinesu B
Kapolres TTU AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M didampingi Kasat Reskrim IPTU Rizaldi Haris, S.Tr.K saat mengunjungi korban di RSUD Kefamenanu (Senin, 25/5/26). Dok Humas

tribratanewsttu.com; Kefamenanu (25/5/26) -- Respon cepat jajaran Polres Timor Tengah Utara (TTU) berhasil mencegah situasi meluas sekaligus menyelamatkan tiga korban dugaan penganiayaan massa di Desa Fafinesu B, Kecamatan Insana Fafinesu, Kabupaten TTU, Minggu (24/5/2026) malam.

Ketiga korban masing-masing berinisial PS, RT, dan AT berhasil dievakuasi personel Polres TTU bersama Polsek Insana Utara menuju RSUD Kefamenanu untuk mendapatkan penanganan medis setelah mengalami luka serius pada bagian wajah dan kepala.

Kapolres TTU AKBP Eliana Papote melalui Wakapolres Kompol Sudirman mengatakan bahwa personel langsung bergerak setelah menerima laporan adanya keributan warga yang berujung pada tindakan penganiayaan terhadap tiga orang laki-laki tersebut.

“Prioritas kita adalah menyelamatkan korban, mengendalikan situasi, dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga. Personel langsung diterjunkan begitu informasi diterima,” ujar Kompol Sudirman, Senin (25/5/2026).

Sebelum personel gabungan tiba di lokasi, Bhabinkamtibmas Desa Fafinesu diketahui telah lebih dahulu berada di tempat kejadian guna mengendalikan situasi dan mengantisipasi tindakan lanjutan dari massa yang dapat membahayakan keselamatan korban maupun warga sekitar.

Sekitar pukul 22.15 Wita, personel Polres TTU bersama Polsek Insana Utara berhasil mengevakuasi ketiga korban dari lokasi kejadian. Para korban kemudian tiba di RSUD Kefamenanu pada pukul 23.50 Wita dan langsung mendapatkan penanganan medis intensif dari pihak rumah sakit.

Sebagai bentuk perhatian terhadap korban, Kapolres TTU juga mengunjungi RSUD Kefamenanu pada Senin (25/5/2026) guna memastikan seluruh korban memperoleh pelayanan medis secara maksimal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 19.30 Wita saat masyarakat Desa Fafinesu B melaksanakan ronda malam menyusul keresahan warga akibat maraknya kasus pencurian barang di rumah adat di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan ronda tersebut, warga mencurigai tiga orang laki-laki yang melintas menggunakan dua unit sepeda motor. Saat dihentikan, ketiganya mengaku hendak mengambil madu di wilayah Desa Fafinesu B dan menyebut telah memperoleh izin dari salah satu warga Desa Fafinesu C.

Namun setelah dilakukan konfirmasi, warga yang dimaksud menyatakan tidak pernah memberikan izin. Kondisi itu memicu emosi massa yang sebelumnya telah resah akibat maraknya kasus pencurian rumah adat hingga berujung pada tindakan penganiayaan terhadap ketiga korban.

Kapolres TTU mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar. Ia menegaskan Polres TTU saat ini sedang menangani seluruh rangkaian peristiwa secara profesional dan transparan.

Selain itu, Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta keluarga kedua belah pihak untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang beredar di media sosial.

“Kepolisian menjamin setiap warga negara memiliki hak yang sama di hadapan hukum. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan mempercayakan sepenuhnya proses penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum,” imbau Kapolres.

Hingga saat ini, situasi kamtibmas di wilayah Desa Fafinesu B terpantau aman dan kondusif. Sejumlah personel Polres TTU masih disiagakan di lokasi guna menjaga stabilitas keamanan wilayah.(resttu)***