Polri Hadir dalam Kasih dan Pelayanan, Kapolres TTU Ajak Jemaat Bersama Jaga Keamanan dan Kedamaian
Tribratanewsttu.com, Kefamenanu, 8 November 2026 – Dalam upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan keagamaan serta mewujudkan pelayanan kepolisian yang humanis, Kapolres Timor Tengah Utara (TTU) AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja Imanuel Kefamenanu, Kelurahan Kefamenanu Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Minggu (8/11/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun hubungan emosional, spiritual, dan sosial dengan umat beragama.
Ibadah kebaktian Minggu Kasih dipimpin oleh Pdt. Yufliana A.W. Takene, M.Th., dengan pembacaan Alkitab dari Yohanes 9:1-7 dan tema khotbah “Mengerjakan Pekerjaan Allah di Tengah Penderitaan.” Tema tersebut mengandung pesan mendalam tentang pentingnya menghadirkan kasih, kepedulian, dan pelayanan kepada sesama, terutama ketika masyarakat menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Kegiatan ini diikuti oleh para perwira dan personel Polres TTU yang beragama Protestan bersama sekitar 300 jemaat Gereja Imanuel Kefamenanu. Kehadiran Kapolres TTU bersama jajaran kepolisian dalam ibadah tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan yang penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres TTU AKBP Eliana Papote menyampaikan imbauan kamtibmas kepada seluruh jemaat dan masyarakat Kabupaten TTU. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Kapolres menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran hutan dan semak belukar. Masyarakat juga diingatkan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak meninggalkan perapian dalam keadaan menyala, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan kepada Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat, maupun melalui Call Center 110.

Selain itu, Kapolres mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta obat-obatan terlarang. Menurutnya, narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda serta berdampak terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
Imbauan lainnya menyangkut pencegahan perkelahian, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dan penyalahgunaan minuman keras yang kerap menjadi pemicu tindak kriminalitas. Masyarakat juga diingatkan untuk mengutamakan keselamatan berlalu lintas dengan mematuhi rambu-rambu, menggunakan helm standar, melengkapi surat-surat kendaraan, serta tidak berkendara dalam pengaruh minuman keras maupun dengan kecepatan tinggi.
Pelaksanaan Minggu Kasih merupakan bagian dari upaya memperkuat pendekatan Polri yang humanis dan responsif, sejalan dengan semangat Program 100 Hari Kapolri dalam meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat kepercayaan publik, serta menghadirkan institusi kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat.
Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, Polri tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang terbuka untuk mendengarkan keluhan, menerima masukan, serta memahami berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Kedekatan antara polisi, tokoh agama, dan jemaat diharapkan mampu membangun komunikasi yang efektif, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
Kapolres TTU juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan setiap gangguan kamtibmas, termasuk kebakaran hutan dan lahan, perkelahian, KDRT, penyalahgunaan miras, maupun peredaran narkoba melalui Call Center 110 atau Bhabinkamtibmas setempat.
Kegiatan Minggu Kasih ini bertujuan memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat, meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan, serta membangun citra kepolisian yang humanis, bersahabat, dan senantiasa hadir untuk memberikan pelayanan terbaik.
Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Polres TTU, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara.

Kegiatan ibadah Minggu Kasih berakhir pada pukul 09.30 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Polres TTU berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana mempererat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Polisi hadir untuk masyarakat, Polisi bersama masyarakat, demi terciptanya keamanan serta kedamaian di Bumi Biinmaffo


