Pengamanan Sholat Idulfitri di Kota Kefamenanu Berlangsung di Tiga Titik Lokasi

Pengamanan Sholat Idulfitri di Kota Kefamenanu Berlangsung di Tiga Titik Lokasi

 

Kefamenanu – Polres Timor Tengah Utara (TTU) bersama instansi terkait serta berbagai elemen masyarakat melaksanakan pengamanan Sholat Idulfitri 1446 Hijriyah di sejumlah masjid di Kota Kefamenanu. 

Pelaksanaan Sholat Idulfitri dimulai pada pukul 06.30 WITA. Awalnya, kegiatan ini direncanakan berlangsung di Lapangan Pemda TTU, namun akibat hujan yang cukup deras, pelaksanaan dialihkan ke tiga masjid utama, yaitu Masjid Agung Nurul Falah, Masjid Al Mujahidin, dan Masjid Al Muhajirin. Meski demikian, pemindahan lokasi tidak mengurangi kekhusyukan umat Muslim dalam menjalankan ibadah.

Kabagops Polres TTU, AKP I Wayan Sujendra, menjelaskan bahwa sebanyak 46 personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan jalannya Sholat Idulfitri. “Kami telah menyiapkan sistem pengamanan yang baik agar kegiatan ibadah dapat berjalan dengan aman dan tertib. Para personel ditempatkan di titik-titik strategis termasuk area sekitar masjid guna memastikan situasi tetap kondusif,” ungkapnya.

Selain Polres TTU, pengamanan ini juga melibatkan berbagai pihak, termasuk unsur TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), Banser, Pemuda Gereja, Dinas Perhubungan, Kementerian Agama TTU, mahasiswa/i Sekolah Tinggi Ilmu Pastoral (STIPAS) Kefamenanu, serta Pemuda Jemaat Dalehi. Keterlibatan berbagai elemen ini mencerminkan semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kota Kefamenanu.

Wakapolres TTU, Kompol Jimy Oktovianus Noke, turut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas pengamanan guna memastikan seluruh personel bertugas sesuai dengan arahan.
 Secara langsung, Wakapolres TTU meninjau titik-titik pengamanan dan memberikan instruksi kepada personel yang bertugas untuk meningkatkan kewaspadaan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa semua berjalan dengan baik dan aman. Pengamanan ini bukan hanya tugas kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua demi ketertiban dan kenyamanan umat Muslim yang menjalankan ibadah,” ujar Kompol Jimy Oktovianus Noke.

Suster Maria Adija dari STIPAS Kefamenanu menjelaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam pengamanan ini merupakan bagian dari program dialog inter-religius yang menjadi mata kuliah di kampusnya. “Kami setiap tahun turut serta dalam pengamanan kegiatan keagamaan sebagai bentuk implementasi dari mata kuliah dialog antaragama. Ini adalah wujud nyata dari persaudaraan dan toleransi yang kami bangun di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain menjaga ketertiban, petugas juga membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar masjid guna menghindari kemacetan akibat banyaknya jamaah yang hadir.
Dinas Perhubungan turut serta dalam mengelola parkir kendaraan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Meskipun cuaca kurang bersahabat, pelaksanaan Sholat Idulfitri di Kota Kefamenanu tetap berlangsung dengan lancar dan khidmat. Jamaah yang hadir tetap menjaga ketertiban serta menerapkan protokol yang telah disarankan oleh pihak berwenang.

“Alhamdulillah, meskipun semula ada kekhawatiran karena hujan, pelaksanaan Sholat Id tetap berjalan dengan baik. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menjaga keamanan dan kenyamanan selama pelaksanaan ibadah ini,” ujar salah seorang jamaah di Masjid Agung Nurul Falah.

Pengamanan kegiatan keagamaan seperti ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga ketentraman serta keharmonisan sosial di Kota Kefamenanu. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa semangat toleransi dan gotong royong tetap terjaga, menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis.