Hadir di Tengah Ladang, Patroli Humanis Polsek Miomaffo Barat Dekatkan Pelayanan dan Sentuh Hati Petani Sayur di Desa Lemon

Tribratanewsttu.com, Miomaffo Barat– Kepolisian Sektor Miomaffo Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan rasa aman melalui pendekatan yang hangat dan menyatu dengan dinamika hidup masyarakat.

Hadir di Tengah Ladang, Patroli Humanis Polsek Miomaffo Barat Dekatkan Pelayanan dan Sentuh Hati Petani Sayur di Desa Lemon

Pada hari Sabtu, 23 Mei 2026, sekitar pukul 13.30 WITA, jajaran anggota piket Polsek Miomaffo Barat menggelar aksi patroli dialogis yang tidak biasa. Alih-alih sekadar memantau jalanan protokol, para personel berbaju cokelat ini turun langsung menyambangi area pertanian warga di Desa Lemon, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi deteksi dini potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) sekaligus wujud nyata pelayanan Polri yang responsif dan tanggap.

Kegiatan patroli yang berlangsung di bawah terik matahari siang tersebut dipimpin langsung oleh Kanit SPKT 3 Polsek Miomaffo Barat, Aipda Alfred Ngera, dengan didampingi oleh satu anggota piket. Menggunakan metode humanist policing (kepolisian yang humanis), para personel tidak ragu berjalan kaki memasuki area pekarangan dan lahan pertanian tempat warga lokal tengah beraktivitas. Kehadiran seragam dinas Polri di tengah-tengah hijau dan cokelatnya tanah ladang seketika mengubah atmosfer kerja menjadi penuh keakraban.

Sasaran utama dalam operasi rutin kali ini adalah membangun komunikasi dua arah yang intens dengan masyarakat setempat. Petugas kepolisian secara khusus menghampiri sekelompok warga yang sedang sibuk mempersiapkan bedengan tanah dan menyemai bibit sayuran guna memenuhi kebutuhan pangan harian keluarga mereka. Di sela-sela aktivitas pertanian tersebut, Aipda Alfred Ngera menyempatkan diri mengobrol santai sembari menyelipkan pesan-pesan edukatif mengenai Kamtibmas.

Selain memantau jalannya aktivitas ekonomi warga, tim patroli juga memberikan imbauan tegas namun santun untuk mengantisipasi peredaran minuman keras (miras) tradisional di ruang publik. Konsumsi miras dinilai sering menjadi pemicu utama gesekan sosial dan tindakan kriminalitas yang merugikan lingkungan. Petugas mengajak para petani untuk bersama-sama membentengi desa mereka dari pengaruh negatif alkohol serta mengimbau agar tidak ada kerumunan masyarakat yang mengarah pada tindakan mengganggu ketertiban umum.

"Keamanan desa tidak bisa dibangun hanya dari balik meja kantor. Kami harus melihat, mendengar, dan merasakan langsung apa yang sedang dikerjakan oleh masyarakat. Saat warga sibuk menanam sayur, kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan tidak ada gangguan apa pun yang bisa mengusik ketenangan mereka dalam mencari nafkah," ujar Aipda Alfred Ngera di lokasi kegiataan.

Melalui pendekatan yang tulus dan penuh kepedulian ini, hasil yang dicapai di lapangan terpantau sangat memuaskan, Secara umum, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Desa Lemon hingga Desa Eban sekitar berada dalam keadaan yang aman, damai, dan kondusif tanpa adanya catatan tindak pidana yang menonjol. Selama pemantauan, petugas sama sekali tidak menemukan adanya aktivitas konsumsi miras ataupun kerumunan yang berpotensi memicu riak-riak sosial.

Kehadiran aktif personel Polsek Miomaffo Barat di tengah ladang ini memancing respons positif yang mendalam dari warga desa setempat. Salah seorang petani yang ditemui di lokasi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan kinerja Polsek Miomaffo Barat (Miobar).

"Kami merasa sangat dihormati dan dilindungi ketika bapak-bapak polisi mau datang langsung ke tempat kami kotor-kotoran di ladang begini. Rasanya aman sekali kerja kalau ditemani  langsung oleh pak polisi. Terima kasih Polsek Miobar karena selalu ada dan peduli pada nasib kami masyarakat kecil," ungkap salah seorang warga dengan penuh haru.

Seluruh rangkaian kegiatan patroli dialogis ini berakhir dengan aman, tertib, dan lancar pada sore hari. Para personel kemudian kembali menuju Markas Komando (Mako) Polsek Miomaffo Barat dalam kondisi fisik yang lengkap dan prima, membawa pulang kedekatan emosional yang semakin erat antara Polri dan masyarakat di perbatasan negeri.