Doa Bersama untuk Korban Gempa Flores, Polres TTU Tunjukkan Kepedulian dan Solidaritas Kemanusiaan

Doa Bersama untuk Korban Gempa Flores, Polres TTU Tunjukkan Kepedulian dan Solidaritas Kemanusiaan

Tribratanewsttu.com, Kefamenanu, 16 Agustus 2026 – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan jajaran Polres Timor Tengah Utara (TTU) melalui doa bersama bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di wilayah daratan Flores. Momen penuh empati tersebut berlangsung dalam Perayaan Misa Hari Minggu di Gereja Santo Antonius Padua Sasi, Kefamenanu, Kabupaten TTU, Minggu (16/8/2026) pukul 08.30 WITA.

Perayaan Ekaristi yang diikuti sekitar 500 umat tersebut dipimpin oleh Romo Paroki Titus Khian Limngardi, OFM. Conv. Kapolres TTU AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., bersama personel Polres TTU beragama Nasrani turut hadir dan mengambil bagian dalam perayaan iman tersebut.

Salah satu bagian yang menjadi perhatian dalam perayaan tersebut adalah doa bersama yang secara khusus dipanjatkan bagi saudara-saudara di Flores yang tengah menghadapi dampak bencana gempa bumi. Melalui doa tersebut, umat diajak memohon keselamatan, kekuatan, ketabahan, serta semangat bagi para korban dan masyarakat yang terdampak agar mampu melewati masa sulit akibat bencana.

Romo Paroki Titus Khian Limngardi, OFM. Conv. memimpin jalannya perayaan dengan penuh khidmat, sekaligus menjadi bagian penting dalam membangun suasana kebersamaan dan kepedulian umat terhadap sesama yang sedang mengalami musibah. Doa tersebut menjadi ungkapan iman sekaligus bentuk solidaritas kemanusiaan, bahwa penderitaan masyarakat di wilayah lain juga merupakan perhatian dan kepedulian bersama.

Kapolres TTU AKBP Eliana Papote dalam kesempatan tersebut juga mengajak seluruh umat untuk sejenak menundukkan kepala dan bersama-sama mengirimkan doa bagi para korban gempa Flores. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya mendoakan keselamatan para korban, tetapi juga menunjukkan kepedulian melalui tindakan nyata sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Ajakan tersebut menjadi bentuk simpatik Polri melalui Polres TTU terhadap masyarakat Flores yang sedang tertimpa musibah. Menurutnya, dalam situasi bencana, dukungan moral, doa, kepedulian dan solidaritas masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu meringankan beban yang dirasakan para korban.

“Melalui doa bersama ini, kita memberikan dukungan moril kepada saudara-saudara kita yang terdampak gempa. Semoga mereka diberikan keselamatan, kekuatan dan ketabahan. Mari kita juga menunjukkan kepedulian melalui bantuan nyata sesuai kemampuan kita,” demikian pesan yang disampaikan dalam suasana penuh keheningan dan kekhidmatan.

Kepedulian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa tugas Polri tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menghadirkan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. Kehadiran personel Polres TTU dalam kegiatan keagamaan menjadi ruang untuk memperkuat hubungan sosial sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong ketika masyarakat menghadapi bencana.

Dalam perayaan tersebut, Paduan Suara Oikumene Polres TTU yang beranggotakan personel TNI-Polri juga turut mengambil bagian dalam liturgi dengan membawakan dua buah lagu pada saat Komuni Kudus. Keterlibatan tersebut mendapat apresiasi karena menunjukkan harmonisasi antara pengabdian kepada bangsa, kehidupan iman, serta pelayanan kepada Tuhan dan sesama.

Doa untuk korban gempa Flores menjadi pesan utama bahwa solidaritas tidak mengenal batas wilayah, latar belakang maupun institusi. Ketika masyarakat mengalami musibah, kepedulian menjadi kekuatan bersama untuk membangkitkan harapan dan memberikan semangat agar para korban tidak merasa menghadapi bencana seorang diri.

Perayaan Misa yang berakhir sekitar pukul 10.30 WITA berlangsung dengan khidmat, aman dan lancar. Kesempatan yang diberikan Gereja Santo Antonius Padua Sasi kepada personel TNI-Polri untuk mengambil bagian dalam perayaan Ekaristi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan antara aparat keamanan, gereja dan umat.

Melalui kegiatan tersebut, Polres TTU menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam menumbuhkan kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan. Doa bersama bagi korban gempa Flores menjadi simbol bahwa Polri Untuk Masyarakat TTU juga berarti hadir dengan hati, memberikan dukungan dan berbagi kepedulian ketika saudara sebangsa sedang menghadapi musibah.

Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat TTU, sehingga kepedulian, persaudaraan dan gotong royong menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi setiap tantangan dan bencana yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur.