Sat Binmas Polres TTU Edukasi Pelajar SMAN 1 Noemuti, Tanamkan Kesadaran Hukum dan Bijak Bermedia Sosial
Tribratanewsttu.com, Noemuti, 30 Agustus 2026 — Kepedulian Polri terhadap generasi penerus bangsa kembali diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada pelajar SMAN 1 Noemuti. Kegiatan yang berlangsung di Bantaran Sungai Oenak, Desa Oenak, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Minggu (30/8/2026), tersebut menjadi ruang edukasi bagi para pelajar untuk memahami pentingnya kesadaran hukum, menjaga persaudaraan, serta menggunakan media sosial secara bijak.
Sosialisasi yang dimulai sekitar pukul 16.00 WITA itu dilaksanakan oleh Kasat Binmas Polres TTU AKP Made Seri bersama Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres TTU Aipda Denny Mesah dan anggota Sat Binmas Polres TTU Bripka Henderikus Neves. Kegiatan diikuti oleh para guru SMAN 1 Noemuti serta 150 siswa-siswi anggota Pramuka Gudep 163–164.
Kehadiran jajaran Sat Binmas di tengah para pelajar merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Polri dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas, bertanggung jawab, serta mampu menjadi pelopor keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Kasat Binmas Polres TTU AKP Made Seri mengingatkan para pelajar agar tidak melakukan tindakan maupun perbuatan yang melawan hukum. Menurutnya, masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter, sehingga setiap tindakan yang dilakukan perlu dipertimbangkan secara matang agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi masa depan.
AKP Made Seri mengharapkan para pelajar dapat menjauhi perilaku yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain, serta membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan melakukan tindakan dan perbuatan yang melawan hukum, karena dapat menimbulkan citra buruk di masa depan.” Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para pelajar agar senantiasa menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah, dan lingkungan.
Ia juga mengajak para siswa untuk menjadi generasi muda yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa. Melalui kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap aturan, para pelajar diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain memberikan pemahaman tentang kesadaran hukum, Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres TTU Aipda Denny Mesah menyampaikan materi mengenai pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial. Materi ini dinilai relevan dengan kehidupan pelajar yang semakin dekat dengan berbagai platform digital.
Dalam kesempatan tersebut, Aipda Denny Mesah mengajak para pelajar untuk memperhatikan enam hal penting dalam bermedia sosial, yaitu:
- Jangan biarkan satu unggahan merusak persaudaraan.
- Sebelum menulis, pikirkan dampaknya.
- Sebelum membagikan informasi ke grup lain, pastikan kebenarannya.
- Boleh berbeda pendapat, tetapi jangan saling menyakiti.
- Gunakan media sosial untuk menyebarkan informasi kebaikan, bukan informasi kebencian.
- Jaga jempol, jaga hati, jaga persaudaraan.
Pesan-pesan tersebut disampaikan sebagai upaya membangun kesadaran para pelajar agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Para siswa juga diingatkan bahwa setiap unggahan, komentar, maupun informasi yang dibagikan dapat menimbulkan dampak bagi diri sendiri dan orang lain.

Melalui edukasi ini, Polri mendorong para pelajar agar menjadikan media sosial sebagai sarana untuk belajar, berbagi informasi positif, mempererat persaudaraan, serta menyampaikan pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat.
Kegiatan sosialisasi mendapat perhatian dan antusiasme dari para peserta Pramuka SMAN 1 Noemuti. Para siswa mengikuti penyampaian materi dengan tertib dan diharapkan dapat menerapkan pesan-pesan kamtibmas dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Bagi para pelajar, kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh pengetahuan secara langsung mengenai pentingnya menjaga keamanan, menjauhi perbuatan melawan hukum, serta menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.
Para guru SMAN 1 Noemuti juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut. Perhatian Polri terhadap pembinaan generasi muda dinilai sangat penting, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan berbagai tantangan sosial yang dapat memengaruhi perilaku pelajar.
Perwakilan guru menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sat Binmas Polres TTU atas kesediaan hadir dan memberikan edukasi kepada para siswa. Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk sinergitas antara Polri dan dunia pendidikan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta memiliki kesadaran hukum.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan tugas Polri tidak hanya berfokus pada penanganan gangguan kamtibmas, tetapi juga mengedepankan upaya preventif melalui pendidikan dan pembinaan. Dengan memberikan pemahaman sejak dini, Polri turut berperan dalam mencegah keterlibatan pelajar dalam berbagai tindakan yang dapat merugikan masa depan mereka.
Sinergitas antara Polri, guru, dan pelajar menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. Melalui komunikasi yang terbuka dan kegiatan edukatif, diharapkan para pelajar dapat menjadi generasi penerus bangsa yang mampu menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
Kegiatan sosialisasi berakhir pada pukul 16.50 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Polres TTU berharap pesan-pesan kamtibmas yang disampaikan dapat terus diingat dan diterapkan oleh para pelajar, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.


